Wisata Pantai Senggigi, Lombok

Tinjauan
Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasakan suasana dan atmosfer seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah ditengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.

Masyarakat sering menyejajarkan keindahan pantai ini dengan pantai-pantai ternama di Pulau Bali, seperti Kuta, Legian, dan Sanur. Bahkan, keindahan Pantai Senggigi sering dilukiskan melebihi pantai-pantai tersebut, karena kondisinya yang jauh lebih nyaman dan tenang. Mungkin hal ini terkait dengan belum maraknya kedatangan turis mancanegara di pantai ini.

Pantai Senggigi kini mulai dilirik oleh para wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara, karena daerahnya yang relatif perawan dan juga informasi yang telah meluas mengenai keberadaannya. Dengan bertambahnya minat dan antusiasme wisatawan ke Pantai Senggigi, pemerintah daerah setempat dan perusahaan sewasta makin giat membangun dan membenahi segala prasarana, agar para wisatawan makin tertarik untuk mengunjungi pantai ini.

Sekitar setengah jam dengan berjalan kaki, para wisatawan dapat menjumpai Batu Bolong di pantai ini. Ini adalah sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di tepi pantai. Menurut legenda masyarakat setempat dahulu kala sering diadakan pengorbanan seorang perawan untuk dimakankan kepada ikan hiu di tempat ini. Legenda lain mengatakan dahulu banyak para wanita yang menerjunkan diri dari tempat ini ke laut karena patah hati. Dari tempat ini juga terlihat Gunung Agung yang terletak di Pulau Bali.

Hal lain yang menarik untuk dilakukan adalah menyusuri Senggigi pada malam hari, khususnya saat purnama tiba. Pengunjung akan menemui banyak orang/warga sekitar yang memanfaatkan hangatnya pasir Senggigi untuk terapi kesehatan. Mereka mengubur sebagian atau seluruh tubuh sampai leher selama 2—3 jam, sembari mendengarkan deburan ombak yang memecah kesunyian. Terapi ini diyakini masyarakat sekitar dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti pegel linu hingga kelumpuhan. Jika tertarik dengan aktivitas ini, wisatawan dapat ikut bergabung dan mencobanya.
Untuk urusan perut, wisatawan dapat mencoba kelezatan jenis-jenis hidangan/sajian makanan khas Lombok di restoran-restoran yang berjajar rapi di pinggir pantai. Harganya bervariasi mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 300.000 per orang (Desember 2008). Tentu, bersantap ria di pinggir pantai diterangi semburat cahaya bulan dan dihibur oleh orkestra debur ombak pantai sungguh sayang jika dilewatkan begitu saja. Yang tak kalah menarik, wisatawan jangan sampai lupa untuk mencicipi sajian makanan khas Lombok yakni Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung. Hampir tiap restoran di Pantai Senggigi, atau di Lombok secara umum, menyediakan sajian masakan ini. Sambil menyantap Ayam Taliwang atau Plecing Kangkung, wisatawan akan dihibur dengan kesenian khas Lombok, berupa musik dan tari. Bahkan jika tak keberatan, pengunjung juga boleh ikut menari bersama dalam nuansa kegembiraan dan kekeluargaan.



Akomodasi
1. Dari Bali : Tiba di Pelabuhan Lembar, Anda bisa langsung menuju pantai Senggigi dengan menggunakan bis 3/4 atau mencarter mobil bersama penumpang lainnya.

2.Dari Jakarta dan kota besar lainnya; Tiba di bandara, Anda dapat menaiki taksi yang akan mengantar ke hotel dimana Anda menginap.

3. Dari Ampenan, Anda bisa menaiki Bemo yang tersedia mulai pukul 06.00 pagi hingga 06.30 PM untuk sekitar Rp. 1,500 jurusan Ampenan-Senggigi, atau Senggigi-Ampenan.

 Ada beberapa penginapan yang bisa kita pilih. Yang pertama adalah Sonya Homestay. Penginapan sederhana namun bersih ini memiliki faslitas yang cukup lengkap seperti ruangan tidur yang cukup luas plus kamar mandi yang dilengkapi shower, sarapan berikut kopi dan teh hangat serta jaringan wi-fi. Tidak hanya itu, penginapan yang terletak di jalan Raya Senggigi nomor 54 ini hanya berjarak sekitar 45 menit dari Bandara Internasional Lombok. Oya, bagi turis asing tak perlu khawatir mengalami kesulitan berkomunikasi karena pengelola Sonya Homestay mampu berbahasa asing khususnya bahasa Inggris dan Belanda.
Jika ingin alternatif penginapan lain yang langsung berhadapan dengan pantai Anda bisa memilih Baleku Homesyay & Restaurant yang terletak di jalan Raya Senggigi nomor 69 Duduk Batulayar. Baleku berdiri di kawasan yang menjadi bagian integral dari pantai. Anda bisa bermain sepuasnya dan melakukan photo hunting tanpa harus menempuh perjalanan menggunakan kendaraan menuju Senggigi. Uniknya, desain bangunan tempat ini bergaya alam dengan atap jerami dan kayu. Selain faslitas kamar yang menawan mereka juga menyediakan free wi-fi dan free transport guna mendukung liburan Anda. Dengan harga kamar mulai Rp. 150 ribu hingga Rp. 275 ribu per malam Anda bisa mengajak keluarga untuk menikmati keindahan pantai Senggigi dari titik terdekat. Hotel lain yang bisa Anda singgagi selama liburan di kawasan ini adalah Holiday Resort Lombok, Puri Bunga Beach Cottages Hotel dan Pool Villa Club Senggigi Beach Hotel.

0 komentar: